Cara Memperlancar ASI bagi Ibu yang Baru Melahirkan
Cara Memperlancar ASI bagi Ibu yang Baru Melahirkan
Saat ini semakin banyak para ibu yang sadar akan pentingnya menyusui. Bahkan di sela-sela kesibukkan bekerja, pada ibu yang sedang menyusui rela meluangkan waktunya untuk memeras ASI lalu disimpan untuk memenuhi kebutuhan ASI sang buah hati. Hal ini tentu saja disebabkan oleh banyaknya manfaat yang diperoleh dengan mengkonsumsi ASI bagi bayi sejak lahir hingga usia 2 tahun. Bayi yang terpenuhi kebutuhan ASI nya telah terbukti tumbuh menjadi nakal yang sehat dan cerdas.
Tak heran jika kini banyak ibu hamil yang sudah mempersiapkan sejak dini berbagai asupan makanan agar nantinya setelah melahirkan, ASI yang diproduksi menjadi lancar dan volumenya juga banyak. Selain asupan makanan, kini juga telah hadir berbagai suplemen pelancar ASI yang bisa dikonsumsi oleh para ibu yang sedang menyusui agar produksi ASI semakin melimpah namun sebaiknya produk perlancar ASI yang aman dan tidak mengandung bahan kimia agar tidak memberikan efek samping yang berbahaya baik bagi ibu maupun sang bayi.
Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran ASI
Banyak calon ibu yang khawatir nantinya apakah ASI mereka akan lancar ketika sudah melahirkan. Terlebih saat ini kebutuhan ASI menjadi sangat penting bagi tumbuh kembang bayi. Ada juga para ibu yang beranggapan bahwa memiliki payudara yang berukuran kecil akan sangat berpengaruh pada produksi ASI. Padahal sebetulnya ukuran payudara tidak bisa mempengaruhi jumlah ASI yang keluar.
Jumlah produksi ASI pada ibu menyusui biasanya dipengaruhi oleh hormon-hormon kehamilan sehingga nantinya saluran ASI akan menjadi besar dan bertambah banyak. Hormon-hormon tersebut nantinya akan merangsang kelenjar susu sehingga ASI akan terbawa ke saluran ASI yang ada di bawah puting serta areola.
Selain itu, bentuk payudara yang semakin membesar pada saat hamil tidak memiliki kaitan dengan produksi ASI karena ukuran payudara tersebut berisi lemak. Sedangkan lemak tidak memiliki kaitan dengan kuantitas ASI yang dihasilkan. Biasanya kuantitas ASI juga dipengaruhi oleh intensitas bayi menyusui. Semakin sering bayi menyusui maka akan semakin banyak ASI yang dikeluarkan oleh payudara ibu yang sedang menyusui.
Para ahli kesehatan juga menyarankan bagi ibu yang baru saja melahirkan untuk segera memberikan ASI bagi sang bayi. Akan tetapi cukup disayangkan tak semua ibu yang baru saja melahirkan bisa memberikan ASI pada bayinya. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan stres tersendiri bagi ibu yang sedang menyusui. Jika Anda mengalami masalah ini sebaiknya berusahalah untuk tetap tenang serta mencari tahu faktor penyebab ASI tidak lancar berikut ini akan dijelaskan hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI yang perlu untuk Anda ketahui.
- Frekuensi Penyusuan
Telah dijelaskan diatas jika semakin sering bayi menyusui maka ASI akan semakin lancar. Hal ini disebabkan semakin sering ASI dipompa maka ASI yang keluar akan semakin lancar. Terlebih jika baru melahirkan dan ASI tidak keluar namun dengan proses pemompaan secara perlahan maka ASI akan menjadi lancar. - Berat lahir
Berat bayi yang dilahirkan akan mempengaruhi kekuatan bayi untuk menghisap ASI dari payudara ibunya. - Usia kehamilan ketika melahirkan
Perlu diketahui oleh ibu menyusui jika usia melahirkan juga berpengaruh pada kelancaran ASI. Bayi yang lahir secara prematur maka ia akan lemah untuk menghisap ASI sehingga dibutuhkan rangsangan agar ASI bisa keluar. - Stress setelah melahirkan
Rasa cemas dan khawatir sebelum melahirkan dapat berpengaruh pada produksi ASI sehingga akan menghambat proses pengeluaran ASI. Oleh karena itu disarankan kepada ibu yang hamil untuk menjaga psikologisnya agar nantinya ketika baru melahirkan, ASI bisa keluar dengan lancar. - Konsumsi rokok
Kebiasaan merokok dapat berpengaruh pada hormon aksitosin serta prolaktin dimana kedua hormon ini sangat berperan penting dalam produksi ASI. Perlu Anda ketahui ketika merokok maka hormon adrenalin akan lepas padahal hormon adrenalin ini akan mempengaruhi keluarnya hormon ositosin. - Pil kotransespsi
Bagi ibu menyusui yang masih menggunakan pil kontrasepsi sebaiknya hindari pil kontrasepsi yang mengandung estrogen dan progestin karena bisa menurunkan volume ASI. Oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsi pil kontrasepsi yang mengandung progestin saja karena tidak berdampan pada kuantitas ASI.
Cara Mempelancar ASI untuk Ibu yang Baru Melahirkan
Bagi para ibu yang baru saja melahirkan, tentu pernah mengalami masalah ASI yang sulit keluar dan tidak lancar. Padahal ASI tersebut sebaiknya segera diberikan kepada sang bayi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi di masa pertumbuhannya. Oleh karena itu bagi ibu menyusui yang baru melahirkan bisa mencoba cara memperlancar ASI dengan penjelasan sebagai berikut.
- Kompres hangat
Pelancar ASI yang pertama adalah dengan mengkompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui. Hal ini dilakukan agar aliran darah menjadi lancar sehingga akan meningkatkan volume ASI. Ketika mengompres usahakan untuk memijat dengan lembut sekitar puting dengan posisi agak membungkuk. - Fenugreek
Biji fenugreek dipercaya mampu memperlancar ASI karena biji ini mengandung phytoesterogen. Rendam biji ini lalu rebus dengan air dan konsumsi setiap hari untuk pelancar ASI. - Biji Adas
Biji adas dipercaya dapat memperlancar ASI murah karena biji ini akan bertindak sebagai galactogogue. Cara mengkonsumsinya cukup mudah yaitu dengan menyeduh satu sendok makan biji adas dengan air panas lalu tutup cangkir selama 30 menit. Lalu saring dan konsumsi dua kali sehari. - Jintan
Biji jintan dipercaya mampu memperlancar ASI murah yaitu dengan mencampurkan satu sendok teh jintan, satu sendok teh gula dan segelas susu hangat lalu konsumsi sebelum tidur. - Daun Katuk
Daun katuk mengandung polifenol dan steroid yang dapat meningkatkan kadar prolaktin dan bias dikonsumsi sebagai sayur.
Itulah penjelasan mengenai cara memperlancar ASI bagi ibu yang baru melahirkan. Penjelasan di atas semoga bisa membantu para ibu menyusui agar ASInya semakin lancar meskipun baru saja melahirkan. Cara perlancar ASI di atas bisa dilakukan dengan mudah karena menggunakan bahan sekitar Anda.
sumber: www.lactatea.com
Komentar
Posting Komentar