12 Cara Memperbanyak Asi Setelah Melahirkan
12 Cara Memperbanyak Asi Setelah Melahirkan
Kebutuhan ASI bayi sangat mempengaruhi proses pertumbuhan serta kecerdasannya. Tak lain hal ini adalah karena ASI adalah satu-satunya sumber makanan dan kehidupan bagi bayi. Karenanya, asupan ASI harus tercukupi karena di dalamnya terdapat nutrisi dan gizi yang baik untuk bayi dan diperlukan oleh tubuhnya dalam mendukung proses tumbuh kembangnya. Nah, dalam hal ini satu-satunya bagian yang sangat berperan adakah sang ibu karena ibulah yang memiliki ASI untuk disusu oleh si buah hati dimana ASI akan diproduksi dan keluar dari payudara ibu setelah melahirkan.
Setelah melahirkan, terkadang sebagian ibu terkendala dengan masalah ASI yang seret dan tidak lancar. Hal itu sebenarnya bisa disebabkan oleh banyak hal baik faktor internal maupun eksternal. Jika hal itu terjadi, ada sejumlah hal yang bisa diupayakan untuk menambah produksi ASI sang ibu dan memperlancarnya supaya kebutuhan ASI bayi tercukupi.
Jika anda menemui masalah yang sama yaitu terkendala dengan produksi ASI yang tidak lancar, berikut sejumlah cara memperbanyak ASI setelah melahirkan yang bisa anda terapkan untuk memperoleh hasil terbaik dalam upaya memperbanyak ASI khususnya sesaat setelah melahirkan:
- Frekuensi menyusui terus menerus
Inilah cara memperbanyak ASI setelah melahirkan terbaik adalah dengan tetap menyusuinya dengan frekuensi yang terus menerus meski setelah melahirkan ASI yang keluar masih belum lancar alias seret. Langkah ini berkaitan dengan prinsip respon dan stimulus. Ketika bayi menyusu, maka disitulah rangsangan akan terus diberikan sehingga tubuh sang ibu akan memberikan respon secara alami untuk meningkatkan produksi ASI di dalam tubuhnya. Semakin sering anda menyusui, maka akan semakin besar rangsangan yang diberikan dan respon yang diterima sehingga produksi ASI bisa semakin meningkat.
- Skin to nurse
Makna dari skin to nurse adalah dimana kulit anda bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Lakukan langkah itu setiap kali menyusui dan ternyata hal itu tak hanya berfungsi untuk semakin meningkatkan produksi ASI saja melainkan juga akan semakin meningkatkan adanya ikatan emosional antara bayi dan ibu.
- Jangan batasi waktu menyusui
Hindari menghentikan kegiatan menyusui, cobalah memberi bayi anda waktu menyusu sebanyak mungkin. Bila bayi anda sudah kenyang, maka dengan sendirinya dia akan melepas puting anda. Beri ASI dari payudara secara bergantian supaya ASI yang keluar dari kedua payudara sama banyaknya.
- Hindari pemakaian dot dan makanan pendamping hingga 6 bulan pertama
Kebaikan ASI sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan kecerdasan bayi anda. Beri ASI eksklusif tanpa mendampinginya dengan dot susu formula dan makanan pendamping sampai bayi anda berusia 6 bulan pertama.
- Istirahat cukup
Ketika bayi baru saja lahir, ibu tentu saja akan sulit untuk beristirahat dengan lama apalagi jika bayi menangis karena penyebab tertentu. Karenanya, bantuan dari orang-orang terdekat anda sangat diperlukan untuk upaya memperoleh waktu istirahat yang cukup dan untuk menghindari adanya kemungkinan kelelahan.
- Hindari stress
Stress ternyata berpengaruh pula pada tingkat produksi ASI. Oleh karena itu, hindarilah stress dan fikiran yang mengganggu. Cobalah untuk selalu rileks dan tenang dalam keadaan apapun sehingga tubuh juga selalu fit dan sehat karena ASI yang diproduksi dari badan yang sehat akan menghasilkan produksi ASI yang berkualitas. Upayakan suasana menyusui bayi dalam kondisi yang nyaman, tenang dan santai supaya ASI lebih lancar.
- Perhatikan makanan dan pola makan
Makanlah secara teratur dengan gizi seimbang. Sebagai tambahan untuk semakin meningkatkan produksi ASI, ada sejumlah makanan yang disarankan untuk dikonsumsi seperti dari bahan daun katuk, daun kemangi, air putih dan jenis lainnya.
- Memompa ASI
Inilah salah satu cara memperbanyak ASI setelah melahirkan untuk merangsang hasil produksi ASI. Frekuensi pompa ASI sebaiknya dilakukan secara konsisten untuk merangsang produksi ASI. Setidaknya, masing-masing payudara dipompa sekitar 10 menit.
- Gunakan cara menyusui yang tepat
Pastikan anda memposisikan mulut bayi anda sampai pangkal aerola yakni bagian puting susu yang berwarna gelap di sekitar pangkal putingnya. Selain itu, posisi yang tepat juga penting guna menghindari puting sang ibu lecet.
- Pijat payudara
Pemijatan payudara bertujuan supaya gumpalan ASI memecah serta untuk membuka penyumbatan. Bila suatu saat payudara terasa keras, maka kompres menggunakan air hangat hingga 10 menit lalu pijatlah. Cara pemijatan dapat dilakukan mulai dari pangkal lalu menekannya ke arah dinding dada memakai jari, lakukan secara merata. Selanjutnya, pijat ke arah melingkar, namun jangan dibalik arah pijatannya.
- Jauhkan dari asap rokok
Asap rokok dapat menghambat produksi ASI. Selain itu, banyak pengaruh negatif juga ditimbulkan darinya. Nah, jauhkan bayi anda dan diri anda dari asap rokok.
- Suplemen penambah ASI
Setelah cara-cara memperbanyak ASI setelah melahirkan sebelumnya dilakukan, namun hasilnya masih kurang maksimal, masih ada satu cara memperbanyak ASI setelah melahirkan lagi untuk membantu anda yaitu mengkonsumsi suplemen penambah ASI. Suplemen penambah ASI dimaksudkan untuk merangsang produksi ASI dan memperlancarnya dan salah satu suplemen penambah ASI yang bisa anda pakai adalah Lacta Tea Mujarab. Lacta Tea Mujarab adalah salah satu produk pelancar ASI murah dengan komposisi lengkap dan berkualitas. Lacta Tea Mujarab aman dikonsumsi karena di dalamnya mengandung bahan-bahan herbal yang sangat baik untuk membantu upaya melancarkan produksi ASI.
Itulah sejumlah cara memperbanyak ASI setelah melahirkan dimana bagi ibu yang kebetulan baru saja melahirkan dan produksi ASI anda seret atau tidak lancar, ulasan ini akan sangat membantu anda. Semoga membantu.
sumber: www.lactatea.com
Komentar
Posting Komentar