Susu untuk Ibu Menyusui

Susu untuk Ibu Menyusui


Membahas topik tentang bayi memang tak pernah ada habisnya—terutama bagi Anda yang baru saja melahirkan. Masa tumbuh kembang anak pasca persalinan tak kalah pentingnya dengan saat sang buah hati masih di dalam kandungan. Kegiatan penting yang akan menjadi prioritas para ibu dalam tahap ini tak lain tak bukan adalah breastfeeding. ASI merupakan satu-satunya sumber gizi dan nutrisi bayi yang akan diterima sampai mereka mencapai usia yang cukup untuk mengonsumsi makanan pendamping.
Maka dari itu, penting pula bagi Anda untuk menjaga kualitas ASI bagi si Kecil. Selain memperhatikan produksi ASI, Anda pun perlu mengatur pola makan sehari-hari. Pasalnya, mutu ASI dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi. Semakin sehat dan seimbang kadar nutrisi dan gizi yang diatur, semakin bagus pula kualitas ASI yang dihasilkan dan pastinya akan menunjang pertumbuhan anak.
Sekarang sudah tersedia banyak produk susu menyusui yang dikhususkan untuk para ibu agar produksi dan kualitas ASI semakin bagus. Namun, sebelum membelinya, kenali dahulu jenis susu dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda seperti yang dipaparkan berikut ini.

Jenis-jenis Susu untuk Ibu Menyusui

Meski termasuk ke dalam minuman menyehatkan, susu tidak bisa Anda konsumsi sembarangan karena kalau sampai salah pilih, dampaknya akan terasa pula oleh si Kecil. Setidaknya, ada tiga jenis susu yang dapat Anda konsumsi sesuai kebutuhan dan kecocokannya dengan tubuh.

1.Susu Sapi

Susu sapi adalah jenis susu yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi. Sebagian besar susu yang Anda temukan di pasaran pun menggunakan susu sapi sebagai bahan baku utamanya. Menyoal tentang bayi, ada beberapa anak yang alergi dengan susu sapi. Jika Anda atau si Kecil tidak bisa minum susu sapi, segera ganti dengan jenis susu lain seperti susu kedelai atau susu kambing.

2.Susu Kambing
Walau tidak sepopuler susu sapi, susu kambing mulai mendapatkan perhatian karena dipercaya memiliki khasiat dan manfaat yang lebih banyak. Maka, seperti yang telah disebutkan, susu kambing bisa dipakai sebagai alternatif kalau Anda maupun sang buah hati alergi dengan jenis susu lain. Dengan takaran yang tepat, susu kambing akan memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi si Kecil.

3.Susu Kedelai
Sebenarnya, kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat dalam susu kedelai tidaklah sebanyak susu sapi dan susu kambing. Di sisi lain, susu ini dapat membantu para ibu menyusui yang memerlukan jenis susu lain dan alergi terhadap susu dari hewan-hewan ternak. Susu kedelai atau susu soya mempunyai mineral dan vitamin yang dinilai mampu melancarkan breastfeeding.

4. Kandungan Nutrisi untuk Ibu Menyusui
Setelah mengenal jenis-jenis susu, sekarang giliran Anda mengetahui nutrisi apa saja yang dibutuhkan seorang ibu untuk menunjang kualitas maupun produksi ASI mereka. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

[caption id="attachment_487" align="alignnone" width="800"] Processed with VSCO with hb1 preset[/caption]



5.Lemak
Para ibu mungkin akan sangat menghindari lemak setelah mereka melahirkan untuk mengembalikan lagi tubuh langsing mereka. Namun, berbicara tentang bayi, Anda tetap membutuhkan lemak dalam takaran tertentu untuk membantu proses tumbuh kembangnya. Ada banyak sumber lemak sehat yang bisa Anda konsumsi, salah satunya dari susu.

6.Kalsium
Dari konsep awalnya saja, susu memang dirancang untuk membantu ibu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, tak terkecuali kalsium. ASI yang kaya akan kalisum sangat baik untuk bayi, khususnya untuk meningkatkan kekuatan tulang hingga jaringan otaknya yang sedang berkembang pesat. Sementara itu, Anda juga tak akan kehilangan kalsium selama mengonsumsi susu yang tepat.

7.Nutrisi-nutrisi Lain
Bukan cuma lemak dan kalsium, terdapat nutrisi-nutrisi lain yang dibutuhkan Anda maupun sang buah hati selama masa menyusui berlangsung. Beberapa di antaranya adalah asam folat dan vitamin yang bisa Anda peroleh dari daun katuk hingga kurma. Sekali lagi, pastikan takarannya tidak kurang maupun lebih untuk menjaga kesehatan Anda dan si Kecil.

8.Makanan Penunjang Produksi ASI
Minum susu saja tidak akan cukup membantu memproduksi ASI. Anda dapat menunjangnya dengan mengonsumsi makanan pendamping yang sehat dan mampu membantu pertumbuhan si Kecil.

9.Nasi Merah dan Gandum Utuh
Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang tidak bisa Anda abaikan. Supaya lebih sehat, Anda bisa mengganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau gandum utuh. Kandungan serat yang tinggi dalam gandum akan membuat Anda kenyang lebih lama. Sementara, menyangkut tentang bayi, ada asam folat dalam kedua jenis makanan ini yang sangat bagus untuk membantu proses pertumbuhan si Kecil.

10.Telur dan Ikan
Protein merupakan salah satu nutrisi terpenting yang harus selalu masuk ke dalam tubuh Anda maupun bayi. Telur memiliki vitamin D yang mampu membantu pembentukan tulang pada si Kecil. Pilihlah telur yang kaya akan DHA untuk memperoleh asam lemak esensial yang lebih tinggi. Sementara untuk ikan, konsumsilah setidaknya dua porsi seminggu untuk menunjang perkembangan sistem saraf otak sang buah hati. Salmon dan tuna adalah salah dua jenis ikan yang sangat direkomendasikan.

11.Buah dan Sayur
Bukan rahasia lagi kalau buah dan sayur sangat bagus untuk kesehatan. Kedua jenis makanan tersebut mempunyai beragam mikronutrisi yang akan menjaga kesehatan Anda maupun si Kecil. Kemudian, ada jenis buah seperti pepaya dan sayuran seperti bayam yang akan melancarkan sistem pencernaan Anda yang sempat bermasalah pasca melahirkan. Satu hal yang pasti, buah dan sayur akan meningkatkan produksi selama Anda menyusui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemanfaatan Lactatea Yang Aman Untuk Menambah ASI

Suplemen Pelancar ASI Terbaik Tidak Bekerja Efektif Jika Ibu Membiasakan Hal Ini!

Makanan Perangsang ASI yang Dapat Dikonsumsi Ibu Menyusui