Makanan Bergizi Untuk Ibu Menyusui
Seorang ibu yang sedang menyusui sebenarnya tidak perlu mengubah pola makannya jika dalam kesehariannya sudah menerapkan pola makan yang baik. Yang terpenting adalah makanan yang dikonsumsi harus memenuhi asupan nutrisi untuk sang buah hati maupun untuk sang ibu sendiri.
Mengkonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang baik akan berdampak pada kualitas produksi ASI dan juga melimpahnya ASI itu sendiri. ASI dengan kualitas tinggi sangat diperlukan agar banyi bisa tumbuh dengan baik dan lincah.
Seorang ibu tentu harus menjaga asupan nutrisi karena bayi di bawah umur 6 bulan hanya boleh mengkonsumsi ASI dan baru setelah usia 6 bulan hingga 2 tahun boleh mengkonsumsi MPASI.
Karena makanan yang dikonsumsi sang ibu akan menjadi ASI dan dikonsumsi oleh bayi juga maka jika ingin sang bayi sehat ibu menyusui perlu mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat dan bergizi dan jika perlu konsumsi produk Lactatea agar produksi ASI melimpah.
Berikut ini beberapa makanan bergizi untuk ibu menyusui:
Produk Pelancar ASI Lactatea
Lactatea merupakan produk teh herbal yang bisa melancarkan produksi ASI karena memiliki takaran dan komposisi yang lengkap sebagai minuman pelancar ASI yang paling tepat. Umumya seorang ibu yang mengkonsumsi produk Lactatea ini dalam 2 sampai 3 hari produksi air susunya akan melimpah.
Pelancar ASI Lactatea ini aman dikonsumsi karena 100% terbuat dari bahan herbal alami yang sudah terbukti khasiatnya.
Gandum Utuh dan Beras Merah
Asupan karbohidrat tentu wajib untuk dipenuhi dan bisa didapat dari nasi maupun roti. Agar tidak hanya karbohidrat saja yang masuk maka akan lebih baik jika sesekali ganti nasi putih dengan gandum utuh atau beras merah yang kaya akan serat.
Jenis makanan ini juga sangat baik untuk bayi karena selain kandungan kalori untuk sumber energi juga kaya akan asam folat.
Ikan salmon
Sudah bukan rahasia lagi jika ikan merupakan bahan makanan yang mampu memaksimalkan kecerdasan otak. Salah satu jenis ikan yang baik untuk ibu menyusui sekalin bagus untuk kecerdasan otak bayi adalah ikan salmon. Salmon merupakan jenis ikan yang kaya akan kandungan DHA sedangkan DHA sendiri mampu merangsang pertumbuhan sel syaraf.
Bahkan kandungan DHA dalam ikan salmon jauh lebih tinggi daripada DHA pada ASI sendiri. Jadi jika ingin mengoptimalkan kandungan DHA pada ASI maka tidak ada salahnya jika ibu yang sedang menyusui mengkonsumsi ikan salmon.
Selain ikan salmon kandungan nutrisi pada produk Lactatea yang mampu melancarkan asi sehingga kebutuhan nutrisi untuk otak bayi bisa terpenuhi. Tentu akan sangat percuma jika anda sudah mengkonsumsi makanan dengan gizi tinggi apabila tidak bisa disalurkan pada sang bayi melalui ASI.
Yoghurt
Dalam dunia medis, yoghurt dikenal sebagai makanan yang sangat baik untuk sistem pencernaan. Yoghurt membantu sistem pencernaan dengan cara melancarkan BAB sehingga racun dan kotoran akan dibersihkan bersama BAB tersebut.
Yoghurt juga baik dikonsumsi untuk ibu menyusui, karena selain melancarkan sistem pencernaan juga kaya kandungan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang ibu dan bayi. Tingginya kalsium ini karena yoghurt merupakan produk olahan susu yang rendah lemak.
Daging Sapi
Daging sapi merupakan bahan makanan yang kaya kandungan zat besi sehingga baik dikonsumsi oleh ibu menyusui. Zat besi ini baik untuk menghindarkan ibu menyusui dari anemia karena biasanya ibu hamil dan menyusui rentan sekali terhadap anemia. Padahal gangguan ini bisa menimbulkan berbagai masalah seperti mudah lelah hingga mudah stress.
Sedangkan stress sendiri bisa membuat produksi ASI menurun. Padahal bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan harus dipenuhi kebutuhan ASI-nya. Jika anda mengalami gangguan anemia maka mengkonsumsi 100 gram daging sapi tampa lemak setiap hari bisa memperbaiki kandungan zat besi pada ibu menyusui.
Kacang Hijau dan Kacang Merah
Kacang hijau yang direbus merupakan makanan yang baik untuk kesehatan. Seorang ibu yang sedang menyusui dianjurkan mengkonsumsi kacang hijau ini setiap hari untuk melancarkan ASI. Akan jauh lebih baik jika air rebusan dikonsumsi bersama dengan biji kacang hijaunya.
Selain kacang hijau, kacang merah juga tidak kalah baik untuk ibu menyusui. Kacang merah ini merupakan makanan sumber zat besi serta protein yang mampu menghindarkan dari anemia. Kandungan protein yang tinggi juga mampu memperbaiki sel-sel tubuh pada bayi yang telah rusak.
Semua nutrisi ini hanya bisa tersalurkan ke bayi jika ASI lancar. Oleh karena itu teh asi Lactatea sangat direkomendasikan untuk ibu menyusui.
Kuning Telur
Kuning telur merupakan makanan bergizi yang baik dikonsumsi oleh ibu menyusui. Selain protein, kuning telur juga tinggi akan kandungan vitamin D. Vitamin D ini baik untuk memelihara kesehatan tulang sehingga kesehatan tulang ibu tetap terjaga dan terhindar dari pengeroposan tulang.
Untuk ibu menyusui, kuning telur sebaiknya tidak dikonsumsi dalam kondisi setengah matang karena banyak bakteri salmonela yang membahayakan kesehatan terutama untuk sang buah hati.
Air Putih
Air minum atau air mineral merupakan minuman wajib yang harus dikonsumsi setiap hari terutama oleh ibu yang sedang menyusui. Semua makanan bernutrisi yang dikonsumsi tidak akan diserap secara maksimal apabila asupan air kedalam tubuh kurang.
Air putih juga mampu melancarkan oksigen yang masuk kedalam tubuh seseorang. Okesigen sendiri memiliki peranan penting untuk memecah zat makanan dalam tubuh manusia. Jika sampai tubuh kekurangan asupan air maka secara otomatis pasokan oksigen kedalam tubuh juga kurang sehingga pemecahan zat makanan menjadi terhambat.
Daun Katuk
Daun katuk dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Tidak sedikit ibu menyusui yang rutin mengkonsumsi daun katuk muda agar ASI melimpah. Kandungan senyawa polifenol dan juga steroid pada daun katuk inilah yang mampu meningkatkan produksi ASI.
Jika ingin hasil yang lebih maksimal, anda bisa mengkonsumsi produk teh pelancar asi Lactatea yang didalamnya sudah mengandung ekstrak daun katuk. Tentang keaman produk anda tidak perlu khawatir karena Lactatea ini sudah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI dan juga lulus uji BPOM.
Mengkonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang baik akan berdampak pada kualitas produksi ASI dan juga melimpahnya ASI itu sendiri. ASI dengan kualitas tinggi sangat diperlukan agar banyi bisa tumbuh dengan baik dan lincah.
Seorang ibu tentu harus menjaga asupan nutrisi karena bayi di bawah umur 6 bulan hanya boleh mengkonsumsi ASI dan baru setelah usia 6 bulan hingga 2 tahun boleh mengkonsumsi MPASI.
Karena makanan yang dikonsumsi sang ibu akan menjadi ASI dan dikonsumsi oleh bayi juga maka jika ingin sang bayi sehat ibu menyusui perlu mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat dan bergizi dan jika perlu konsumsi produk Lactatea agar produksi ASI melimpah.
Berikut ini beberapa makanan bergizi untuk ibu menyusui:
Produk Pelancar ASI Lactatea
Lactatea merupakan produk teh herbal yang bisa melancarkan produksi ASI karena memiliki takaran dan komposisi yang lengkap sebagai minuman pelancar ASI yang paling tepat. Umumya seorang ibu yang mengkonsumsi produk Lactatea ini dalam 2 sampai 3 hari produksi air susunya akan melimpah.
Pelancar ASI Lactatea ini aman dikonsumsi karena 100% terbuat dari bahan herbal alami yang sudah terbukti khasiatnya.
Gandum Utuh dan Beras Merah
Asupan karbohidrat tentu wajib untuk dipenuhi dan bisa didapat dari nasi maupun roti. Agar tidak hanya karbohidrat saja yang masuk maka akan lebih baik jika sesekali ganti nasi putih dengan gandum utuh atau beras merah yang kaya akan serat.
Jenis makanan ini juga sangat baik untuk bayi karena selain kandungan kalori untuk sumber energi juga kaya akan asam folat.
Ikan salmon
Sudah bukan rahasia lagi jika ikan merupakan bahan makanan yang mampu memaksimalkan kecerdasan otak. Salah satu jenis ikan yang baik untuk ibu menyusui sekalin bagus untuk kecerdasan otak bayi adalah ikan salmon. Salmon merupakan jenis ikan yang kaya akan kandungan DHA sedangkan DHA sendiri mampu merangsang pertumbuhan sel syaraf.
Bahkan kandungan DHA dalam ikan salmon jauh lebih tinggi daripada DHA pada ASI sendiri. Jadi jika ingin mengoptimalkan kandungan DHA pada ASI maka tidak ada salahnya jika ibu yang sedang menyusui mengkonsumsi ikan salmon.
Selain ikan salmon kandungan nutrisi pada produk Lactatea yang mampu melancarkan asi sehingga kebutuhan nutrisi untuk otak bayi bisa terpenuhi. Tentu akan sangat percuma jika anda sudah mengkonsumsi makanan dengan gizi tinggi apabila tidak bisa disalurkan pada sang bayi melalui ASI.
Yoghurt
Dalam dunia medis, yoghurt dikenal sebagai makanan yang sangat baik untuk sistem pencernaan. Yoghurt membantu sistem pencernaan dengan cara melancarkan BAB sehingga racun dan kotoran akan dibersihkan bersama BAB tersebut.
Yoghurt juga baik dikonsumsi untuk ibu menyusui, karena selain melancarkan sistem pencernaan juga kaya kandungan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang ibu dan bayi. Tingginya kalsium ini karena yoghurt merupakan produk olahan susu yang rendah lemak.
Daging Sapi
Daging sapi merupakan bahan makanan yang kaya kandungan zat besi sehingga baik dikonsumsi oleh ibu menyusui. Zat besi ini baik untuk menghindarkan ibu menyusui dari anemia karena biasanya ibu hamil dan menyusui rentan sekali terhadap anemia. Padahal gangguan ini bisa menimbulkan berbagai masalah seperti mudah lelah hingga mudah stress.
Sedangkan stress sendiri bisa membuat produksi ASI menurun. Padahal bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan harus dipenuhi kebutuhan ASI-nya. Jika anda mengalami gangguan anemia maka mengkonsumsi 100 gram daging sapi tampa lemak setiap hari bisa memperbaiki kandungan zat besi pada ibu menyusui.
Kacang Hijau dan Kacang Merah
Kacang hijau yang direbus merupakan makanan yang baik untuk kesehatan. Seorang ibu yang sedang menyusui dianjurkan mengkonsumsi kacang hijau ini setiap hari untuk melancarkan ASI. Akan jauh lebih baik jika air rebusan dikonsumsi bersama dengan biji kacang hijaunya.
Selain kacang hijau, kacang merah juga tidak kalah baik untuk ibu menyusui. Kacang merah ini merupakan makanan sumber zat besi serta protein yang mampu menghindarkan dari anemia. Kandungan protein yang tinggi juga mampu memperbaiki sel-sel tubuh pada bayi yang telah rusak.
Semua nutrisi ini hanya bisa tersalurkan ke bayi jika ASI lancar. Oleh karena itu teh asi Lactatea sangat direkomendasikan untuk ibu menyusui.
Kuning Telur
Kuning telur merupakan makanan bergizi yang baik dikonsumsi oleh ibu menyusui. Selain protein, kuning telur juga tinggi akan kandungan vitamin D. Vitamin D ini baik untuk memelihara kesehatan tulang sehingga kesehatan tulang ibu tetap terjaga dan terhindar dari pengeroposan tulang.
Untuk ibu menyusui, kuning telur sebaiknya tidak dikonsumsi dalam kondisi setengah matang karena banyak bakteri salmonela yang membahayakan kesehatan terutama untuk sang buah hati.
Air Putih
Air minum atau air mineral merupakan minuman wajib yang harus dikonsumsi setiap hari terutama oleh ibu yang sedang menyusui. Semua makanan bernutrisi yang dikonsumsi tidak akan diserap secara maksimal apabila asupan air kedalam tubuh kurang.
Air putih juga mampu melancarkan oksigen yang masuk kedalam tubuh seseorang. Okesigen sendiri memiliki peranan penting untuk memecah zat makanan dalam tubuh manusia. Jika sampai tubuh kekurangan asupan air maka secara otomatis pasokan oksigen kedalam tubuh juga kurang sehingga pemecahan zat makanan menjadi terhambat.
Daun Katuk
Daun katuk dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Tidak sedikit ibu menyusui yang rutin mengkonsumsi daun katuk muda agar ASI melimpah. Kandungan senyawa polifenol dan juga steroid pada daun katuk inilah yang mampu meningkatkan produksi ASI.
Jika ingin hasil yang lebih maksimal, anda bisa mengkonsumsi produk teh pelancar asi Lactatea yang didalamnya sudah mengandung ekstrak daun katuk. Tentang keaman produk anda tidak perlu khawatir karena Lactatea ini sudah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI dan juga lulus uji BPOM.
Komentar
Posting Komentar