ASI Booster yang Bagus

Sebagai ibu yang baru melahirkan, ada banyak hal tentang bayi dan masalah beserta solusinya yang perlu diketahui. Salah satu persoalan yang kerap dialami para ibu adalah kesulitan memberikan ASI (air susu ibu) untuk sang buah hati. Padahal, ASI merupakan satu-satunya makanan utama bayi sampai dia menginjak usia kurang lebih 2 tahun. Jika sampai proses breastfeeding terhalangi, maka bayi pun tidak akan memperoleh asupan gizi dan nutrisi yang terdapat di dalam ASI.

Namun, Anda tidak perlu mencemaskannya, karena ada pelancar ASI atau ASI booster sebagai solusi. Bentuk ASI booster juga beragam, mulai dari mood booster dari orang-orang sekitar, kualitas yang baik bersama bayi, kepercayaan diri yang tinggi, hingga makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Kendati kini sudah ada banyak suplemen yang membantu ibu untuk melancarkan proses menyusui, akan lebih baik kalau Anda mengonsumsi bahan-bahan alami terlebih dahulu untuk menekan efek samping.

Berikut ini ada sederet makanan sehat nan alami yang dapat Anda jadikan sebagai ASI booster.

*Edamame
Edamame merupakan kedelai hijau khas Jepang yang dikenal kaya akan protein nabati. Selain itu, jenis kedelai ini pun mempunyai kandungan mangan, asam folat, vitamin C, vitamin K, magenesium, kalsium, dan fosfor yang mampu membantu Anda dalam melancarkan ASI. Jika Anda sedang jenuh dengan ikan dan daging unggas, edamame dapat dijadikan kudapan sehat selama breastfeeding berlangsung. Anda dapat mengolahnya dengan cara direbus atau dikukus. Bakal lebih enak dan berkhasiat lagi kalau Anda tambahkan dengan telur dadar.

*Daun Katuk
Berbicara tentang bayi dan hal-hal seputar tumbuh kembangnya, Anda pasti sudah sering mendengar daun katuk yang bermanfaat untuk memperlancar ASI. Wajar saja mengingat daun katuk mempunyai kandungan nutrisi tinggi, mulai dari vitamin A, B1, dan C, lalu ada kalium, zat besi, fosfor, hingga alkaloid yang bagus untuk breastfeeding. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa daun katuk mampu menaikkan produksi ASI hingga 50%. Anda dapat menikmati daun katuk dalam bentuk sayur atau mengonsumsinya lewat suplemen yang dijual di apotek.
Bunga Pepaya
Tidak hanya daun, bunga dari pepaya juga menyimpan segudang khasiat yang bagus untuk kesehatan, terutama ibu menyusui. Pasalnya, enzim papain yang terdapat dalam tumbuhan ini sanggup memecah sumber protein yang Anda makan, apalagi protein sangat dibutuhkan untuk sang buah hati. Manfaat lain yang akan Anda dapatkan dari bunga pepaya adalah peningkatan nafsu makan. Jadi baik Anda maupun si Kecil tidak akan kekurangan asupan nutrisi dan gizi. Bunga pepaya dapat dikonsumsi sebagai lalapan, tumisan, atau rebusan.

*Bayam
Baik yang warna hijau mupun merah, bayam tetap kaya akan nutrisi dan senyawa bermanfaat seperti asam folat, vitamin A, C, E, dan K, kalium, fosfor, hingga ribloflavin yang bagus untuh tubuh. Memakan bayam secara teratur tidak hanya akan meningkatkan jumlah ASI Anda. Pasalnya, vitamin B6 yang ada dalam sayuran tersebut pun akan membangun daya tahan atau kekebalan tubuh sang buah hati supaya dia tidak cepat sakit. Bayam dapat Anda makan dalam berbagai cara, mulai dari dijadikan sayuran atau dibuat keripik sebagai kudapan sehat.

*Peria / Pare
Tak sedikit yang menghindari peria atau pare karena rasanya yang terkenal pahit. Menyoal tentang bayi, para ibu juga cemas kalau ASI mereka akan menjadi kecut juga kalau mereka mengonsumsi peria. Nah, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar selama Anda dapat mengolah peria dengan baik. Sayuran ini juga mempunyai banyak khasiat—termasuk membantu melancarkan ASI—karena kandungan vitamin C, antioksidan, serta zat besi di dalamnya. Peria juga sangat bersahabat dengan penderita diabetes dan kanker berkat senyawa likopen dan fitokimia di dalamnya.

*Semangka
Buah besar dengan kandungan air yang tinggi ini tak hanya menyehatkan, tetapi juga dapat membantu Anda untuk memproduksi ASI. Apalagi, semangka juga memiliki vitamin A yang sangat dibutuhkan para ibu yang sedang menyusui. Sementara kadar airnya dalam memenuhi kebutuhan Anda, mengingat tubuh Anda akan kekurangan banyak cairan karena ASI yang dikonsumsi oleh sang buah hati. Semangka juga mengandung vitamin C, asam folat, kalium, dan rendah lemak, sehingga baik untuk kesehatan. Buah ini paling nikmat disantap langsung atau dibuat menjadi jus.

*Kacang Hijau
Kacang hijau atau mung bean dikenal sebagai jenis kacang yang bebas kolesterol. Di sisi lain, kacang hijau mempunyai banyak nutrisi yang diperoleh dari magnesium, tiamin atau vitamin B1, kalium, hingga mangan yang bermanfaat untuk Anda dan sang buah hati. Tiamin mampu mengubah karbohidrat menjadi tenaga atau energi yang dibutuhkan para wanita yang sedang menjalani breastfeeding. Kurangnya tiamin dalam tubuh malah akan memperkeruh suasana hati Anda. Kacang hijau dapat dikonsumsi dalam bentuk bubur (bubur kacang hijau), minuman kemasan, atau kue.

*Labu Siam
Labu siam, seperti halnya daun katuk, kerap muncul dalam informasi tentang bayi. ASI booster yang satu ini kaya akan vitamin C dan K, mangan, dan asam folat. Meski Anda tidak terlalu memerlukan asam folat seperti saat sedang mengandung, senyawa ini tetap dibutuhkan oleh tubuh dan labu siam dapat menjadi sumber utama yang memenuhi kebutuhan tersebut. Sebab, asam folat membantu dalam pembentukan sel jaringan tubuh, saraf, dan hemoglobin dalam darah. Labu siam bisa dikonsumsi dengan cara direbus dan rasanya yang manis pasti membuat Anda menggemarinya saat menyusui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemanfaatan Lactatea Yang Aman Untuk Menambah ASI

Suplemen Pelancar ASI Terbaik Tidak Bekerja Efektif Jika Ibu Membiasakan Hal Ini!

Makanan Perangsang ASI yang Dapat Dikonsumsi Ibu Menyusui