Pemula dalam Menyusui? Ketahui Cara-cara Mudah Ini (bag. 2)

Cara Menyusui yang Benar Bag.2

Kecerdasan dan perilaku merupakan dua aspek kemampuan mendasar anak yang paling di dambakan orang tua. Termasuk anda sebagai ibu. Penafsiran para ahli beragam dalam melihat dua hal ini. Namun, ada benang merah dalam pandangan medis, yakni keduanya merupakan hasil kerja dan aktivitas otak. Demikian menurut ahli kesehatan Anak, Dr. dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) dari RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, seperti dikutip Jawa Pos.

Mendambakan anak yang cerdas tidak cukup hanya di angan-angan. Ada kesadaran dan tindakan khusus yang mengikutinya. Perlu adanya kesadaran akan pentingnya peran orang tua, pengetahuan tentang bagaimana menanam dan membibit anak menjadi generasi berkualitas. Cerdas yang dimaksud adalah dalam tiga hal sekaligus: Intellectual Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ). Membanggakan, kan? Memang.

Apa mungkin itu bisa tercapai? Jawabannya ada pada anda sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap perkembangannya.

Bibit akan bisa tumbuh dengan baik jika dipupuk dari sejak awal, sejak dari kandunga sampai bayi dilahirkan. Dan ‘pupuk’ sekaligus makanan terbaik bayi adalah ASI. Bukan yang lain.

Jangan mengimpikan kecerdasan jika anda tidak mau bersusah payah memberi ASI ekslusif. Jangan mendambakan bayi sehat jika menyusui satu jam saja anda sudah mengeluh. Dan jangan mengkhayal bayi lucu dan menggemaskan jika satu bulan saja anda sudah merasa keberatan menyusui. ASI anda menentukan bagaimana bayi anda selanjutnya.

Merasa bingung? Harus. Tapi, jangan sungkan untuk berkonsultasi ke dokter mengenai segala perkembangan dan perubahan tertentu selama masa perkembangan bayi anda. Sambil lalu menemani anda dan si kecil, kebingungan anda dapat sedikit terjawab dengan enam hal berikut.

  1. Berapa lama ketika menyusui bayi saya?


Seperti disinggung sedikit pada artikel sebelumnya, setiap ibu dan bayi menyimpan cerita khusus tersendiri. Demikian juga untuk untuk lama sesi menyusui. Tidak ada ketentuan pasti berapa lama durasi menyusui. Lamanya bervariasi. Terkadang suplai air susu ibu yang satu lebih lancar dibanding dengan ibu yang lain dalam satu hari itu. Beberapa bayi juga tidak mengalami kendala dalam menyusu. Artinya, sesi menyusui lancar-lancar saja.

Untuk bayi yang frekwensi menyusunya 8-12 kali dalam 24 jam bisa jadi sekitar 30-40 menit saja sudah cukup pada beberapa minggu awal hingga sekitar usia tiga bulan. Bayi yang lebih sering disusui biasanya durasinya lebih singkat. Hal ini karena memang kadar kecukupannya tidak sama.

Namun, bila ternyata frekwensi menyusuinya singkat dan bayi langsung tertidur, padahal dirasa belum cukup menyusu, maka segera konsultasikan dengan ahlinya mengenai upaya yang baik. Jangan membiarkan diri anda dalam kebingungan sendiri yang berakibat pada kesalahan fatal.

  1. Saya merasa sakit pada puting saya, kenapa dan bagaimana mengatasinya?


Ibu yang baru melahirkan keadaan payudaranya memang sensitif. Tidak jarang kadang ketika menyusui terasa sakit. Hal ini disebabkan beberapa hal, misalnya karena lidah bayi anda dan cara menempel di puting yang tidak tepat.

Sambil lalu anda mencari cara agar tidak sakit puting berkelanjutan, anda bisa lakukan beberapa langkah awal beriktu ini:

  • Oleskan perlahan sisa tetesan air susu pada puting anda dan biarkan sampai mengering. Jika belum juga reda anda bisa menggunakan salep antibiotik khusus untuk puting dan dioleskan tipis. Tidak usah mencucinya dengan air. Biarkan saja.

  • Atau gunakan alas hidrogel yang bisa anda dapatkan di toko obat atau apotik. Selipkan di bra. Fungis hidrogel ini untuk menghilangkan nyeri dan membantu penyembuhan.

  • Jika ada yang terluka di puting anda, cobalah untuk membilasnya menggunakan sabun untuk menghilangkan bakteri-bakteri penyakit yang menempel. Keringkan tapi jangan langsung menyusui bayi anda.

  • Jika masih belum juga teratasi sehingga anda tidak bisa menyusui, segera konsultasikan ke dokter atau konsultan ASI mengenai penanganan selanjutnya.


 

  1. Payudara yang mana sebaiknya yang lebih dulu dipakai menyusui?


Tidak ada aturan khusus mengenai hal ini. Anda bisa menyesuaikan sendiri mana yang lebih nyaman. Bila menyusui dengan payudara yang ASI-nya sudah banyak, maka akan memuaskan bayi anda. Sebaliknya, bila payudara anda mulai mengempes maka alirannya akan mulai melemah dan kenyamanan menyusui sedikit berkurang. Terkadang juga kedua payudara anda akan terasa sama saja. Jadi, pilih mana yang anda rasa pas dan nyaman.

 

  1. Lalu, kapan sebaiknya menggilir dari poin (3)?


Sama, tidak ada aturan khusus dalam hal ini. Anda hanya boleh memeras payudara dengan jempol dan jari-jari anda yang lain yang tujuannya untuk melancarkan jalannya ASI. Mengganti-mengganti posisi memiliki keuntungan tersendiri dari segi kenyamanan bayi dan anda.

 

  1. Empat hari setelah melahirkan, payudara saya tidak nyaman. Kenapa ya?


Sebelum bayi imut anda terlahir, ada kejedian-kejadian penting yang dilakukan oleh tubuh anda. Salah satunya adalah proses produksi kolostrum; zat kekuningan yang menyediakan antibodi dan penyakit kuning. Sekitar sampai hari ketiga volume air susu meningkat dan warnanya mulai berangsur-angsur memutih. Payudara anda juga terlihat seperti habis disengat lebah, bengkak. ‘Kelebihan muatan’ ini mungkin yang menjadi penyebab ketidaknyamanan itu yang seharusnya berkurang dalam waktu 12-48 jam. Untuk menghindarinya, cobalah:

  • Menyusui sesegera mungkin dan sesering mungkin. Artinya, segera setelah melahirkan dan ketika tanda-tanda lapar mulai terlihat (lihat di bagian artikel lain mengenai tanda-tandanya).

  • Membangunkannya dengan perlahan jika dia tertidur lebih dari 2-3 jam dan susui segera ketika sudah terbangun. Usahakan untuk saling menyentuh kulit bayi dan anda.

  • Mengkompres dengan yang dingin (atau sayur-sayur yang dari lemari es) dan letakkan pada payudara. Atau juga dipasang di dalam bra. Baiknya dipasang ketika antar jeda menyusui.

  • Pasang kain basah hangat ke payudara beberapa saat sebelum mulai menyusui dan keluarkan beberapa tetes air susu untuk memudahkan bayi menyusu.

  • Segera berkonsultasi ke dokter ketika cara sederhana di atas tidak banyak membantu dan anda seperti meriang demam. Bengkaknya juga seperti tidak wajar karena disertai rasa sakit/warna kemerahan.



  1. Apa yang bisa dilakukan pasangan saya dalam mendukung pemberian ASI?


ASI adalah soal tiga pihak. Keliru jika anda hanya mengaggap bahwa ASI adalah dunia wanita dan bayi. Ada sosok lain yang semestinya ikut berperan dan hal itu memilki dampak pada perkembangan bayi anda ke depannya.

Tentu perannya bukan untuk ikut menyusui, melainkan dia ada untuk Si Kecil dan anda dalam hal-hal berikut ini:

  • Menggendong, menimang dan mengajaknya bercanda untuk membuat bayi nyaman.

  • Memijat-mijat perlahan bagian tubuhnya. Ini akan membuat bayi anda lebih rileks dan mengenal sentuhan pasangan anda.

  • Mengajak bayi tidur di dada telanjangnya sehingga terjadi kontak kulit.

  • Bermain di luar dengan memperlihatkan lingkungan sekitar, menyanyikannya lagu-lagu, membacakan bacaan-bacaan dzikir (jika anda muslim), dan mengajaknya bicara meskipun itu terlihat janggal. Dan yakinlah, sebagai laki-laki, pasangan anda juga memiliki naluri perempuan dan keibuan. Insting untuk selalu berada di dekat bayinya juga akan tetap ada, karena bagaimana pun si Kecil adalah buah dari cinta anda berdua.

  • Mengganti popok, memandikannya dan membersihkan kotoran bayi anda ketika anda sedang tidak bisa atau sekedar berbagi tugas ringan.

  • Membuatkan makanan (jika bayi anda sudah mencapai batas itu), juga makanan kecil atau cemilan saat anda sedang menyusui. Bayangkan saja, pasangan anda datang saat anda menyusui dan menyuapkan makan kecilnya ke mulut anda. Bukankah itu kekompakan yang juga memberi sinyal pada bayi, bahwa dia lahir dari orang tua yang tahu bagaimana menjadi orang tua?


Apakah anda masih memiliki kebingungan yang lain? Kalau iya, cobalah berkonsultasi dengan ahli sambil lalu melanjutkan di artikel berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemanfaatan Lactatea Yang Aman Untuk Menambah ASI

Suplemen Pelancar ASI Terbaik Tidak Bekerja Efektif Jika Ibu Membiasakan Hal Ini!

Makanan Perangsang ASI yang Dapat Dikonsumsi Ibu Menyusui